Tips Mencuci dan Merawat Mukena

Mukena Lycra Lukis

Agar mukena tetap bersih dan menawan Anda harus tahu cara merawat yang benar sesuai jenis bahan kainnya.

Mukena menjadi harta tersendiri bagi wanita yang harus dijaga kesuciannya, karena dengan mukena inilah kita menghadap Allah. Memilih mukena yang menawan, berkualitas tinggi dan berharga mahal mungkin menjadi pilihan Anda sebagai bentuk penghargaan yang tinggi untuk beribadah. Namun jangan lupa, penghargaan tersebut tidak ada artinya jika Anda tidak bisa merawatnya. Mewah atau sederhana mukena Anda, akan sama berharganya jika dirawat dan digunakan dengan baik.

Tiga hal yang harus Anda perhatikan adalah cara mencuci, menyetrika dan menyimpan mukena yang harus disesuaikan dengan bahan kainnya. Berikut ini adalah beberapa tips untuk tiga jenis bahan yang berbeda.

Katun

Selalu biasakan membaca label yang disertakan dalam produk tekstil. Namun secara umum, katun cukup tahan untuk dicuci dan dikeringkan dengan mesin cuci. Warna pada bahan katun dapat bertahan lebih lama jika Anda mencucinya dengan air dingin. Penggunaan bahan pemutih juga bisa digunakan pada bahan katun, hanya saja penggunaan yang terlalu sering akan merusak serat kain. Katun mudah kusut, sehingga akan sering untuk disetrika. Gunakan pelicin pakaian untuk memudahkan proses menyetrika. Perawatan untuk bahan katun tidak sulit, cukup menyimpannya di tempat yang tidak lembab dan terhindar dari matahari langsung.

Sutra

Tidak semua sutra bisa dicuci secara dry clean. Cara teraman adalah mencuci sutra dengan deterjen yang sangat lembut (beberapa merek lokal sudah mengeluarkan produk untuk ini), bisa juga dengan menggunakan baby soap atau shampo rambut untuk menjaga kelembaban alami kain. Rendam mukena dalam larutan tersebut dan bilas dengan air dingin. Hindari untuk mengucek dan memeras mukena. Gantung di tempat yang terhindar dari matahari langsung dan biarkan sampai kering.

Sutra disetrika pada panas rendah hanya jika diperlukan saja, dengan melapisi mukena sutra yang akan disetrika dengan kain tipis untuk menghindarkan sutra dari panas langsung. Mukena sutra harus digantung dengan hanger yang khusus untuk kain sutra dan disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari. Beri penyerap kelembaban dan anti jamur di tempat menyimpannya.

Parasut

Kain parasut ini termasuk dalam bahan nylon yang pencucian dan perawatannya cukup mudah. Parasut cukup kuat untuk dicuci dengan mesin cuci, namun sebaiknya tidak dicampur dengan bahan kain lain. Sebaiknya tidak menggunakan bahan pemutih pada bahan parasut karena serat kain parasut mudah rusak. Jika Anda mengeringkan bahan parasut dengan mesin, pilih pengaturan yang paling rendah panasnya dan segera keluarkan dari mesin ketika selesai. Hal ini karena kain parasut mudah kering, dan jika sangat kering bahan kain bisa menjadi bergelombang. Penggunaan pelembut saat membilas juga bisa menghindarkan efek ini.

Mukena parasut disetrika hanya jika diperlukan saja, itu pun dengan panas rendah. Perawatan mukena parasut juga tidak sulit, cukup hindarkan mukena dari sinar matahari langsung dan simpan di tempat yang tidak lembab.

Sumber: Kapanlagi.com

About these ads

2 Komentar

Filed under Artikel

2 responses to “Tips Mencuci dan Merawat Mukena

  1. Memilih mukena memang sesuatu yang susah dipisahkan dengan kenyamanan dan selera pemakai / pembelinya. Seperti pengalaman kami

    Suatu waktu, sebagai pedagang saya menawarkan mukena kepada seorang sahabat. Sejawat sesama Jurnalis, awalnya saya tawari mukena yang harganya relatif murah.

    Ia MARAH, “kenapa kamu tidak tawarkan MUKENA DISTRO aja! saya sanggup kok membelinya. Meski saya tidak cantik tapi saya tidak ingin kurang aja para TUHAN, giliran kerja pakaiannya bagus-bagus dan harga ratusan ribu. giliran menghadap pada TUHAN mukenanya harga 30rb-an”

    Sayapun mati kutu.

  2. selama ini hanya di cuci biasa saja.. teirma kasih tipsnya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s